Sumber foto: Pelexs, by Alesia Kozik
El Salvador menjadi negara pertama di dunia yang meloloskan tagihan crypto sebagai alat pembayaran resmi. Hal ini membuka jalan bagi negara tersebut untuk mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi blockchain untuk meningkatkan efisiensi dalam berbagai sektor, seperti keuangan dan pemerintahan. Selain itu, keputusan ini juga dapat membuka jalan bagi negara tersebut untuk mengejar obligasi yang didukung Bitcoin, yang dapat meningkatkan likuiditas dan memberikan alternatif investasi bagi para investor. Namun, perlu diingat bahwa implementasi ini masih memerlukan pengawasan dan regulasi yang tepat untuk menjamin keamanan dan transparansi.
El Salvador baru saja mengesahkan Undang-Undang baru yang disebut "Volcano Bond", yang akan menjadi dasar hukum untuk membayar utang negara, mendanai pembangunan Kota Bitcoin, dan menciptakan infrastruktur penambangan Bitcoin. UU ini disahkan oleh Presiden Nayib Bukele
pada tanggal 11 Januari, dengan dukungan 62 suara dari 78 anggota parlemen yang mengikuti voting dan 16 suara menolak. Dengan adanya UU ini, Kantor Bitcoin Nasional El Salvador akan mulai menerbitkan obligasi.#Plenaria90✍🏻 Con 62 votos a favor, creamos la Ley de Emisión de Activos Digitales. pic.twitter.com/g1poXwLoH3
— Asamblea Legislativa 🇸🇻 (@AsambleaSV) January 11, 2023
Today El Salvador builds on our first-mover advantage by passing landmark legislation establishing a legal framework for all digital assets that are not bitcoin. As well as those issued on bitcoin.
— The Bitcoin Office (@bitcoinofficesv) January 11, 2023
The law also paves the way for volcano bonds which we will soon begin issuing.
Langsiran Cointelegraph : Keputusan El Salvador untuk melegalkan crypto sebagai alat pembayaran yang sah dan eksplorasi instrumen keuangan baru seperti obligasi yang didukung Bitcoin, merupakan langkah penting untuk menyelesaikan krisis utang mereka dan memposisikan negara sebagai pusat keuangan utama di dunia. Implementasi baru undang-undang sekuritas digital dan pengaktifan instrumen semacam itu, tidak hanya akan membantu melunasi hutang tetapi juga membuka peluang baru untuk pertumbuhan ekonomi dan inovasi keuangan.Namun, penting untuk dicatat bahwa langkah ini memerlukan regulasi dan pengawasan yang tepat untuk memastikan keamanan dan transparansi bagi semua pemangku kepentingan yang terlibat.
RUU tersebut mencakup kerangka hukum untuk semua aset digital selain Bitcoin, serta menciptakan badan pengatur baru yang akan mengatur undang-undang sekuritas dan melindungi masyarakat dari pelaku jahat.
Dengan keputusan ini, El Salvador menunjukkan komitmennya untuk mengadopsi teknologi crypto dan menempatkan negaranya di garis depan dalam perkembangan keuangan digital. Meloloskan tagihan bitcoin dan membuka jalan untuk obligasi yang didukung bitcoin adalah langkah berani yang dapat memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi warga negaranya. Ini juga menunjukkan bahwa El Salvador siap untuk mengambil risiko dan mengambil langkah yang diperlukan untuk mengejar masa depan yang lebih cerah dalam keuangan global.